Showing posts with label Kuli Nari. Show all posts
Showing posts with label Kuli Nari. Show all posts

Tuesday, April 3, 2012

When U Search "Ryan Bakkaru" with Google, U Can Fine This


first page
.
.
.
.
.
2nd

.
.
.
.
.

.
3rd

.
.
.
.
.
.
.
4th

.
.
.
.
.
.
.
.
5th

.
.
.
.
.
.
what do u fine?
.
.
.
.
.
.
.
black shadow...............
.
.
.
'couse I am nothing..............
.
.
.

Tuesday, July 26, 2011

120 Menit Kedua

Perang Kembang


Perang Kembang dalam pewayangan terjadi setelah Goro-Goro. Perang tanding terjadi antara seorang Ksatria melawan Buto Cakil, Buto Rambut Geni, Buto Terong dan Buto Galiuk. Sebelum Sang Ksatria mengemban amanah dan menyelesaikan urusan umat, Sang Ksatria meminta nasehat spiritual kepada Sang Begawan. Setelah mendapat arahan Sang Begawan, Sang Ksatria diharuskan terlebih dahulu mengalahkan Buto Cakil Cs.

Ada sebuah filosofi. Ketika seseorang akan mengemban tugas yang mulia dan berat untuk umat, terlebih dahulu dia harus mengalahkan dirinya sendiri. Buto Cakil Cs sebenarnya adalah penjelmaan darisifat-sifat dalam diri manusia yang harus dikalahkan. Cakil adalah sosok sombong dan sok. Dia merasa paling ganteng, paling cerdas dengan mengumbar suaranya sehingga giginya tonggos merongos. Buto Rambut Geni mewakili sifat gampang marah atau emosi. Buto Galiuk melambangkan sifat pemalas, dan keseluruhan Buto melambangkan sifat mementingkan diri sendiri dan menurutkan hawa nafsu angkara murka.

Sang Ksatria yang telah berhasil menumpas Geng Cakil Cs, telah siap mengemban amanah yang lebih besar yaitu memayu hayuning buwono.

Selamat menjalankan Perang Kembang semoga sukses menumpas Geng Cakil Cs yang tidak lain adalah bagian dari dalam diri kita.

Dan beberapa hari lagi kita pun harus dapat memerangi sisi lain dari sekeping mata uang dalam tubuh kita, yaitu hawa nafsu yang bak Geng Cakil Cs yang harus diredam, ditumpas, dibumihanguskan dan dimusnahkan, hadapi tiap kejadian yang ada dengan kepala dingin dan rasional.

Saturday, July 23, 2011

Kerikil Dalam Sepatu 02

Kabinet Indonesia Sakit Bersatu


22 October 2009 | 08:55

Beberapa jam setelah Presiden SBY mengumumkan 34 nama pembantunya di jajaran menteri, isu pertama yang mencuat terkait kabinet baru presiden lama ini adalah kata “SAKIT”.
Pertama, sakit terkait dengan tes kesehatan yang wajib dilakoni oleh semua calon menteri yang dipanggil secara bergantian oleh SBY selama tiga hari terakhir. Layaknya lowongan kerja di mana pun, SBY juga menerapkan standar penerimaan menteri sebagai karyawan barunya. Tapi di sini SBY tidak membuka lowongan pekerjaan sehingga tidak ada seleksi administratif dan tidak ada ujian tulis.
Katakanlah sang presiden membuka lowongan tertutup, menyeleksi sendiri daftar nama yang menumpuk di mejanya, lalu melakukan konfirmasi dan cross-check bersama orang-orang kepercayaannya. Setelah itu, baru dilakukan pemanggilan calon untuk menjalani tes wawancara dan tes kesehatan.
Harus diakui, tidak mudah mencari kandidat yang sehat secara fisik maupun mental, berhubung mayoritas calon berasal dari generasi beruban. Kombinasi antara kesehatan jasmani, stamina tinggi dan jiwa stabil merupakan syarat yang ditetapkan oleh SBY. Badan boleh jadi sehat, tapi kalau jiwanya labil dan mudah stres, tentu merepotkan si bos. Begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, banyak calon menteri yang tidak lulus di tes kesehatan meskipun hasil tes wawancara memuaskan.
Kedua, soal tidak lulusnya seorang calon menteri kesehatan. Ini mengagetkan, karena menjadi sebuah ironi. Konon kabarnya, Nila Juwita Afanza Moeloek, calon kuat sebelumnya, dinyatakan tidak lulus tes kesehatan sehingga tidak layak jadi menteri. Padahal istri mantan Menteri Kesehatan Farid Anfasa Moeloek yang juga guru besar FKUI ini dikenal rajin menjaga kebugaran tubuh. Dan sebagai dokter, sulit dimengerti kalau Nila punya penyakit yang membuatnya tidak lulus tes.
SBY lalu memilih Endang Rahayu Sedyaningsih, doktor lulusan Universitas Harvard, Amerika Serikat yang baru menghadap presiden di Cikeas Rabu sore-entah dengan atau tanpa tes kesehatan.
Gagalnya Nila menduduki salah satu pos terpenting untuk negara berkembang seperti Indonesia tentu mengagetkan semua pihak. Apalagi dia sempat menyampaikan keterangan singkat di hadapan wartawan usai menjalani tes wawancara di Cikeas. “”Presiden memberikan arahan agar Millenium Development Goals tercapai pada tahun 2015. Hal ini termasuk mengurangi kemiskinan dan angka kematian ibu dan anak,” kata Nila seperti dikutip KOMPAS.com.
Tapi di luar isu kesehatan fisiknya, beredar kabar bahwa Nila terganjal faktor suaminya yang saat ini menjabat sebagai ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau. Posisi suaminya ini mengkhawatirkan para produsen rokok yang selama ini menjadi pembayar pajak paling getol.
Ketiga, soal beberapa pos menteri yang diprediksi akan jadi ‘sakit’ lantaran dipimpin oleh orang yang tidak sesuai dengan kapasitas dan kapabilitasnya. Salah satunya adalah Hatta Radjasa, politikus PAN yang sudah menyerahkan warna birunya untuk SBY. Mantan mensesneg dan menhub ini dianggap tidak memiliki latar belakang perencanaan kebijakan di sektor riil yang cukup.
Menteri lain yang mengundang kontroversi adalah Purnomo Yusgiantoro, mantan menteri ESDM yang tiba-tiba hijrah ke ranah pertahanan negara sebagai Menteri Pertahanan. Meskipun Purnomo pernah menjabat sebagai wakil gubernur Lemhanas, tapi Purnomo tetap dinilai kurang berpengalaman menangani pertahanan nasional.
Presiden SBY sendiri menyatakan sudah siap menghadapi kritikan orang terhadap jajaran pembantu yang baru dia pilih. Menganggapnya sebagai hal yang lumrah dan biasa. Katanya, “Inilah indahnya demokrasi.”
Kalau ada yang sakit ya tinggal diobati alias diganti….

Iskandar Zulkarnaen

Friday, July 22, 2011

Malaysia, Daku Datang Dengan Salam Damai !!!

Kalau musim Timur sudah datang maka angin akan membawa apa saja ke arah barat negara kita, salah satunya ke Malaysia. Dan yang diboyong ke negara jiran itu tiap tahunnya ngga tanggung-tanggung, asap putih pekat hingga menutupi jarak pandang sejauh 5 meter.

Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan ternyata hanya mengaku ‘malu’ saja soal kebakaran lahan dan hutan yang menimbulkan asap sampai ke Malaysia. Apa lagi kebakaran lahan dan hutan ini sudah menjadi agenda rutin setiap musim kemarau di Riau dan wilayah di sekitarnya, seperti Jambi, Sum Sel atau pun Lampung.

Dan siapa yang ditunjuk hidung atas asbab ini? Ya jelas bukan pemerintah, dong, kalau urusan salah itu ya masyarakat, katanya. Menurut Zulkifli, kebakaran lahan dan hutan terjadi karena adanya pembukaan ladang pertanian masyarakat. Sistem pembukaan lahan dengan pola membakar ini, telah menimbulkan kabut asap tebal yang menyelimuti seluruh wilayah Riau.

Dan rapat pun digelar oleh 4 menteri yang terdiri dari Menko Kesra, Menteri Pertanian, Meneg LH dan Menhut perlu melakukan rapat koordinasi terkait masalah kebakaran lahan dan hutan. Rapat seperti ini pernah dilakukan pada masa sebelumnya, dan biarpun ada ketok palu untuk solusinya, tetap saja‘agenda rutin’ produksi asap tersebut masih dengan leluasanya berjalan hingga saat ini.

Beda dengan era sebelumnya, saat ini pejabat pemerintah justru membela sang pemilik HTI dan pemilik lahan perkebunan, yang konon investornya malah dari negeri jiran juga. Jika diketahui ada perusahaan yang melakukan pembakaran lahan, maka pemerintah akan menindak tegas.

Sebenarnya ada beberapa hal yang menyebabkan pembakaran hutan atau lahan ini. Pada kasus penanggulangan kebakaran hutan di Lampung yang pernah saya ikuti, penyebab lainnya adalah provokator antar pemilik lahan, ini terkait dengan tapal batas lahan. Hal lainnya kondisi tanaman kering kerontang yang rentan terbakar.

Kalau teknik pembakaran lahannya baik dan benar maka tak ada kejadian yang menyebabkan polusi asap yang menyebar hingga ke Malaysia.

Salam Damai untuk Malaysia.

Saturday, June 25, 2011

Pagi-pagi Enaknya Makan Kue Pancong

Siapa yang tak kenal kue pancong Mang Kumis dan Pak Dadang, makanan murah namun rasanya nagih ini sudah ada di Depok, Jawa Barat sejak tahun 1980. Hampir seluruh masyarakat Depok mengenalnya dengan kedai pancong susu dan keju (pasuke).

Meski tempatnya mirip dengan warung kopi, tetapi hampir ratusan anak muda dan tua, hilir mudik ke kedai yang ada di Jalan Komodo Raya, persis di samping kiri kantor Kelurahan Depok Jaya. Maka tak heran, bila omset tiap bulan kedai pancong ini mencapai 3 juta rupiah.

Apalagi, kedai ini buka hingga 24 jam. Salah satu penikmat pancong, Akbar Fahmi mengaku, selepas pulang bekerja, pasti menyempatkan untuk mampir menikmati sepiring kecil pancong keju dan susu dengan harga 6000 rupiah. “Pancong yang baru diangkat bau wangi adonan kuenya buat perut jadi lapar, selain itu parutan keju dan susunya terasa maknyuss di lidah,” ujarnya kepada depoklik.

Ciri khas kedai pancong ini adalah porsi yang sengaja ditambahkan untuk berbagai panganan pancongnya. Selain itu bagian bawah pancong sengaja dibuat garing.

Dengan harga pancong dari Rp 1.000,-  hingga Rp 7.000,- rupiah cocok untuk berbagai kalangan. Jika bertandang ke kedai pancong tersebut, sempatkan memesan minuman sucang (susu kacang hijau). Minuman yang berasal dari rendaman air kacang hijau dan diberi campuran susu itu, begitu terasa gurih dan manis ketika diseruput. Dengan harga Rp 3.000,-  nikmati air sucang, dapat dengan keadaan dingin ataupun hangat ketika diminum. Selamat menjajal kuliner malam di Depok.
...

Friday, June 24, 2011

Kompasianer, Dus Shampoo dan Mie Gomak

Menurut hasil survey dan pengalaman pribadi banyak orang, ketika mereka berpas-pasan dengan para penulis kompasiana, kesan pertama yang muncul adalah mereka bau kecut, rambut berantakan, baju kusut, ngga pernah mandi, asosial, eksautis dllsb. Oleh karena itu pihak kompasiana membuat kebijakan dan kebaikan hati memberi secara cuma-cuma satu dus shampoo buat para kompasianer ini. Tiap hari harus habis shampoo itu, karena stop di gudang sangat melimpah, cukup untuk semua kompasianer selama dua tahun hingga pemilu presiden.

Kalau sudah mandi dan shampoo-an khan enak kalo diajak makan, ngga malu-maluin, jadi bisa nyobain mie gomak khas medan. Bon apetit.

Mie Gomak - Mie Khas Batak

Restoran dan kafe di medan yang makin banyak menyajikan makanan makanan tradisional. Mie gomak ada di de waroeng kafe cambridge mall. Mie gomak disini menggunakan mie kuning, layaknya mie aceh. Mie gomak disini rasanya cukup pedas yang nendang. Mienya juga tidak banyak, cocok utk makan siang. Teman mie gomak ini di dalam piringnya ada timun dan emping melinjo.


Mie gomak katanya asal dari tanah batak. Konon disana mie gomak lebih ada soupnya, mie yang di pakai sejenis mie sphagetti. Mungkin beda dengan mie gomak ini. Saya juga sedikit bingung, namun sebagai penjelajah kuliner ini tidak masalah. Mie gomak setidaknya sudah pernah dicicipin saya, biarpun katanya tidak sama dgn yg aslinya. Semoga suatu saat dapat merasakan yg lebih asli lg di tanah batak.


Alamat mie gomak ada di cambridge mall de waroeng kafe.

Harga 20 ribu.

...

Wednesday, June 22, 2011

Zingiber officinale tak sama dengan Zynga

Jahe merah memiliki nama ilmiah Zingiber officinale Linn Var. rubrum. Di Aceh dikenal dengan nama Halia Barah dan di Jawa dikenal dengan nama Jahe Sunti. Dalam bahasa inggris disebut Red Ginger, di Cina terkenal dengan nama Khan Jiang atauChiang

Jahe Merah termasuk dalam famili zingiberaceae, tumbuhan terna berbatang semu tegak dan tidak bercabang. Batang jahe merah berbentuk bulat kecil, berwarna hijau kemerahan, dan agak keras, serta memiliki bulu-bulu lembut . 

Susunan daunnya berselang-selang dan teratur. Ukuran jahe merah lebih kecil dibanding jenis jahe yang lain. Tanaman ini memiliki tinggi tak lebih dari 60 cm. 

Kalau Zynga ?

Facebook sebagai situs jejaring sosial nomor wahid terutama di Indonesia memang mempunyai andil besar terutama dalam keseharian masyarakat Indonesia entah kalangan atas maupun kalangan bawah karena saat ini tukang becak pun sudah mempunyai akun dalam situs jejaring ini. Banyaknya fitur yang ditawarkan oleh pihak Facebook memang membuat situs jejaring sosial ini melambung jauh dibandingkan saingannya yakni mikroblog Twitter.

Salah satu fitur yang ditawarkan yakni games yang membuat para gamers giat-giatnya mengakses akun mereka siang dan malam. Namun yang disesalkan yakni penyalahgunaan fitur games itu sendiri, akhir-akhir ini maraknya perjudian yang terjadi dikarenakan permainan yang disediakan mengandung unsur perjudian misalnya saja game Zynga Poker atau Black Jack yang menuntut para pemainnya untuk mendapatkan sejumlah token atau chip.

Di dalam Facebook sendiri token atau chip digunakan untuk membeli beberapa fitur tambahan dalam sebuah permainan sedangkan di dunia nyata sendiri chip terkadang ditukarkan dengan sejumlah uang yang saya sendiri tidak tahu kegunaannya.

Dan ada satu kasus lagi yang tidak kalah parahnya dengan perjudian yakni pemblokiran/penerobosan akun milik orang lain demi mendapatkan sejumlah chip yang bagi para gamers sangatlah menguntungkan.
...

Tuesday, June 21, 2011

dada mentok ayam goreng mbok berek

mulai pagi tadi hingga 4 hari ke depan saya masuk sel isolasi. hukuman yang dianggap pantas bagi perilaku penulis yang hobinya copy & paste (copas). padahal copas itu saya perlukan untuk menunjang tulisan saya, cuma sebagai pelengkap, cuma sebagai hiasan, cuma biar tulisan saya tidak pendek-pendek amat, cuma biar pantas dilihat saja, dan kadang-kadang full 100% copas, sorry it is my hobby.

Dua puluh menit pertama di dalam sel isolasi hawanya ngantuk, langsung aja tidur, mau ngapain lagi di ruangan yang cuma seukuran tiga ubin kali tiga ubin doang, penerangan satu-satunya bersumber dari cahaya yang keluar dari monitor laptop. dor, dor, dor, pintu digedor oleh sang pengawas, jendela kecil di bagian bawah pintu baja dibuka, sebuah nampan berisi nasi, tempe rebus, kangkung rebus, pisang rebus dan air rebus, disodorkan melalui lubang tadi. ternyata sudah waktunya makan, entah makan pagi, makan siang, makan sore atau makan malam. penanda waktu di laptop diacak jam dan tanggalnya. perduli amat, langsung sikat.

habis makan, ngantuk lagi, tapi laptop masih nyala terus dan notepad yang terbuka masih belum ada tulisannya sehuruf pun. kosong. kosong. blong.

sepertinya sudah masuk hari ke empat, tapi tak ada satu pun yang tertulis di notepad. kepala terasa kosong, blank, males, jenuh, cape, sakit, bimbang, tak ada tempat berpijak, tak ada pilar untuk bersandar, tak ada kaki renta untuk bersimpuh. menghadap ke utara, tembok, ke selatan, tembok, ke timur, tembok, ke barat, tembok. benar-benar sudah MENTOK

padahal kalo soal pilihan, saya paling seneng dada mentok ayam goreng mbok berek yang konon dahulu kala tiap pulang sekolah selalu saya lewati restorannya dengan lalu lalang mobil volvo yang keluar masuk ke sana. saya tak terlalu penasaran akan cita rasa dada mentok ayam goreng mbok berek tersebut, karena suatu hari saat saya melintasi restoran itu, tepat di jembatan masuk, mobil bmw pas melintas di dekat saya, dan berhenti di depan saya, kaca jendela belakang terbuka, dan seorang gadis menyodorkan sebuah dus ayam goreng mbok berek berisi dua potong ayam goreng. saya menerimanya dengan riang gembira, dan si gadis tersenyum, lalu mobil itu berangkat pergi. 

senangnya, sehabis bermain bola bersama teman-teman smp di dekat masjid al ittihad, eh pulangnya dapat hadiah ayam goreng mbok berek.
...

Monday, June 20, 2011

Makna Foto Profil di Facebook

Tim psikolog dari sebuah perguruan tinggi ternama berhasil melakukan analisis dan kesimpulan tabiat/watak para pemajang foto di Facebook(www. facebook. com). 

Hasilnya adalah sbb:


1. FOTO BARENG PASANGAN (CLOSE UP)
“Dilarang ngajak kenalan, kecuali kalo merasa diri lebih keren dari yang ini.”

2. FOTO BARENG PASANGAN DI LUAR NEGERI (berlatar belakang menara Eifel, air terjun Niagara , pagoda dll)
“Dilarang ngajak kenalan, kecuali kalo merasa diri lebih keren dan lebih mapan dari yang ini.”

3. FOTO BARENG PASANGAN DAN ANAK DI LUAR NEGERI
“Dilarang ngajak kenalan, kecuali kalo merasa diri lebih keren dan lebih mapan dari yang ini, plus mampu ngempanin anak gue.”

4. FOTO SENDIRIAN, DI LUAR NEGERI
“Dilarang ngajak kenalan, kecuali kalo merasa mampu ngongkosin gue main ke sini.”

5. FOTO SENDIRIAN, DI TEMPAT WISATA DALAM NEGERI ( Borobudur , Taman Mini, Dufan, Pantai Kuta dll)
“Gue mah anaknya irit! Diajak ke Bali juga nyengir!”

6. FOTO BARENG TEMEN
“Paling enggak TEMEN-TEMEN gue ada yang keren”

7. FOTO BARENG BINATANG PELIHARAAN
“Paling enggak gue LEBIH KEREN dari peliharaan gue kan …”

8. FOTO BAYI (ANAKNYA ASLI)
Pura-pura sayang anak, kalau pasang foto dirinya takut dimarahin suami/bini: “Emang mau nyari yang baru di fesbuk?”

9. FOTO BAYI (ADIK, KEPONAKAN, ANAK TETANGGA)
Pengen cepet-cepet kimpoi

10. FOTO BINATANG PELIHARAANNYA DOANG
“Paling enggak PELIHARAAN gue KEREN kan …”

11. FOTO BARENG MOBIL
“Paling enggak lo nggak akan jalan kaki dah ma gue..!”

12. FOTO JADUL/JAMAN MUDA
“Paling enggak DULU gue sempet rada keren n funky.”

13. FOTO BARENG PASANGAN, POSE MESRA/BERPELUKAN
“Gila, ni orang nempel mulu! Ngga nyadar gue udah bosen!”

14. FOTO DI DEPAN RUMAH, BUSANA CASUAL/CASUAL BANGET
“Majikan gue sering pergi kok… Aman!”

15. FOTO KARTUN/ARTIS/ LOGO
“Jangan nilai gue dari segi tampang, lah…jangan, ya… JANGAN aja pokoknya!”


16. FOTO SENDIRIAN, CLOSE-UP
“Gila, gue keren ya?”

17. FOTO SENDIRIAN, CLOSE-UP, POSE COVER MAJALAH
“Gila, gue keren BANGET ya? ckckck!”

18. FOTO SENDIRIAN, CLOSE-UP, POSE COVER MAJALAH, PAKE EFEK BLUR/SEPHIA/ DLL
“SEANDAINYA ngga jerawatan/beruntusa n/panuan/ bopengan, gila, gue keren BANGET ya? ckckck!” 

19. TIDAK ADA FOTO/FOTO CUMA SATU ITU PUN PASFOTO dan JARANG LOGIN
Join fesbuk gara2 ada temennya yang ngojok2in “Yuk ikutan fesbuk dong, asik lho! “trus udah di jawabin “Males ah” tapi temennya tetep ngotot “Alaa… ikut deh, biar rame tauk..!”terus biar udah dibilangin “Enggak mau/engga sudi/engga sempet” tuh temen terus aja ngejar2 tiap hari akhirnya join biar terbebas dari teror tapi abis itu ngga pernah dibuka2 lagi. : Yb

20. FOTO YANG SAMA, BEBERAPA BIJI
Baru join fesbuk, belom tau bhw fesbuk suka lelet, jadi waktu upload foto sempet bingung “Loh, kok foto gue ngga nongol? Wah, uploadnya gagal nih. upload lagi ah..” trus setelah nyoba lagi; “eh! kok belom juga? gimana sih ni, gagal mulu. coba lagi ah…” 

Demikian seterusnya.
...

Friday, June 17, 2011

Barista : Siapa jagonya BARISTA dari Indonesia?


Siapa jagonya BARISTA dari Indonesia?

Kalau gw yang disuruh jawab, tentu gw bilang SL-an. Bagaimana tidak? Seni membuat kopi yang begitu unik, eksotik, legit dan bercita rasa sangat mantabs hanya bisa dijumpai di sini. Di tiap-tiap lantai, di tiap-tiap lorong timur atau pun barat, di sudut-sudut depan kamar.

Untuk membuat satu gelas kopi nikmat butuh perjuangan yang sangat melelahkan, bergerilya mencari air panas yang kalo udah malem temperatur airnya udah tinggal 30 derajat C. Untuk urusan kopi bisa geratakan di kamar-kamar dari lantai 1 hingga atas atap, dari kamar 01 hingga kamar 69. Mencari gula cukup gampang, tinggal suruh si semut merayap ke seantero lantai dan kamar-kamar pasti ketemu. Kalo sudah lengkap alat dan bahan tinggal bikin kopinya. Siapa yang membuat atau yang menjadi BARISTA? Kesadaran aja dari para peserta di meja itu. Kalo ngga sadar ya ambil jatah, biasa laaaah. 

Indonesian Barista Competition tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bila dalam 4 kejuaraan yang lalu kejuaraan hanya difokuskan kepada para barista yang ada di Jakarta, tahun ini komite memutuskan untuk merangkul para barista yang berada di luar kota Jakarta, untuk dapat turut unjuk kebolehan, dalam bentuk sebuah roadshow.

Dimulai dari Denpasar Bali, Indonesian Barista Competition 2011 akan mengadakan kompetisi-kompetisi regional di beberapa kota besar di Indonesia, yaitu Bali, Surabaya, Jogja, Bandung dan Jakarta. Dari hasil Kompetisi Regional, 6 juara daerah akan dibiayai untuk bertanding di Jakarta pada acara final yang akan diadakan bersamaan dengan pameran F&B terbesar di Indonesia, yaitu ajang Food and Hotel Indonesia 2011.

Tahun ini hadiah yang menanti para juara menjadi jauh menarik, karena selain hadiah uang dan kesempatan bertanding mewakili Indonesia di Asian Barista Championship 2011, pihak sponsor mesin, yaitu Nuova Simonelli yang didistribusikan oleh Anomali Coffee dan PT. Rotaryana, akan memberikan tiket beserta akomodasi kepada sang juara untuk mengunjungi pabrik mereka di Italia.

Saturday, June 11, 2011

Sate Gendong dan Bakso Mang Gojing Bandung

Seorang sahabat, Kang Hatta, sedang bertandang ke Bandung menjemput sang istri tercinta yang berdinas di kota itu. Saat beristirahat, ia sempatkan makan di suatu tempat favorit mereka. Sang istri memesan Bakso Mang Gojing, sedangkan Kang Hatta memesan 15 tusuk Sate Gendong.
Dengan kebaikan hatinya dia mengirimkan saya oleh-oleh walaupun hanya berupa gambarnya saja. Tapi bagi saya ini sudah lebih dari cukup. Kadang gambar itu menyiratkan ribuan makna. Terima kasih Kang, dan juga buat Teteh Ilma Nurweli atas sumbangan tulisannya.
Sate Gendong yang sedang dibakar

Bakso Mang Gojing, ... mak nyuuuush

Sate Gendong (oleh Ilma Nurweli)
HUJAN tak kunjung turun. Tanah makin kerontang dan berdebu. Keringnya hawa tak menyurutkan candanya. Yah, dia adalah seorang perempuan penjual sate gendong. Perempuan itu adalah Bu Hadi Welas (70). Acap orang memanggilnya Mbok Hadi atau Nek Hadi.
Siang adalah waktu yang tepat untuk berjualan. Untuk membunuh waktu, katanya. “Setiap siang saya hanya berteman bakul sate dan selendang”, ujarnya memperkenalkan penganan yang setia dia jajakan sejak 30 tahun silam.
Usianya sudah menaiki tangga dekade ketujuh. Sebagai perempuan, dia tak mau hanya bisa berpangku tangan. Apalagi dia tak bersuami. Di usianya yang tak muda lagi Mbok Hadi Welas masih semangat untuk bekerja. Dia isi hari-harinya untuk berkarya. Berkarya untuk dirinya dan keluarganya yang sangat dia cintai.
Mbok hadi memang sudah lama berprofesi sebagai penjual sate gendong. Setiap harinya dia selalu berada di sekitar jalan Tirtayasa atau di sekitar jalan-jalan kecil di belakang sekolah Alloysius Bandung dari jam 2 sampai jam 5 sore. Namun khusus hari Minggu dia berjualan di Lapangan Gazeboo, Bandung. Menurutnya, pada hari Minggu Gasibu memang tempat yang strategis untuk menjajakan sate gendongnya karena ramai pengunjung. “Kalo minggu di sini mah rame neng, jadi penghasilannya juga lumayan”, tuturnya ceria.
Mbok Hadi, begitulah dia disapa tak merasa malu karena hanya menjual sate gendong. Setiap harinya, ada saja pembelinya. Anak-anak sekolah, tukang becak, ibu-ibu rumah tangga, atau pemuda. Walau tak seberapa hasilnya, dia tetap riang mengisi harinya dengan berjualan sate gendong.
Realita hidup yang dialami Mbok Hadi Welas memang terbilang sangat sederhana. Di samping kesederhanaannya ternyata nenek penjual sate gendong ini mempunyai empat orang anak. Tiga orang laki-laki dan satu perempuan. Dan dengan sate gendong inilah dia berhasil menyekolahkan anak-anaknya sampai ke perguruan tinggi.
Mbok Hadi bercerita kalau Ari (35), anak pertamanya adalah lulusan Fakultas Peternakan Unpad. Dan kini telah berkeluarga dan bekerja di Dinas Peternakan. Anak bungsunyapun kini telah menikah dengan seorang pria yang aktif di Kantor Kelurahan. Dan menantunya inilah yang selalu setia untuk antar-jemput Nenek Welas dalam bekerja. Kebetualan menantunya ini telah memiliki kendaraan pribadi.
Nenek asli Klaten ini tak pernah ingin berhenti untuk berjualan sate gendong sampai ajal menjemputnya. Menurutnya, sate gendong adalah hidupnya. Karena melalui sate gendong ini dia bisa menikmati hidup yang lebih hidup. Melihat anak-anaknya yang telah meraih kesuksesan adalah suatu kebahagiaan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Dan semua ini adalah berkat kegigihannya dalam berjualan sate gendong.
Biasanya dalam sehari, Mbok Hadi menyiapkan 5 kg daging sapi dan ayam untuk dijadikan sate. Dan hasil dari penjualannnya biasanya untuk kebutuhan anak-anaknya, namun karena sekarang anak-anaknya telah meraih keberhasilannya masing-masing maka uangnya dia gunakan untuk memberi hadiah pada cucu-cucunya. Seperti mobil-mobilan dan boneka.
Dengan keringat yang masih menempel di mukanya, mbok Hadi mengaku sepulangnya berjualan sate gendong dari Gazibu dia akan langsung bermain dengan cucu-cunya di rumah, sambil menunggu kantuk menjelang sore.

Sunday, June 5, 2011

SMAN 1 JAKARTA ATAU SMAN 1 SATUNYA DI PULAU

SENENG YA SENENG, SEDIH YA SEDIH. SENENG DAH LULUS, SEDIH HARUS BERPISAH DENGAN SEBAGIAN BESAR ORANG YANG SELAMA INI SELALU DIJUMPAINYA DARI HARI SENIN HINGGA HARI SABTU. SENENG KARENA DITERIMA DI SMA NEGERI, SEDIH KARENA NGEBAYANGI HARUS MENGAYUH SAMPAN PAGI-PAGI BUTA MENUJU SEKOLAH.

PENGEN PINDAH KE JAKARTA, URUSANNYA RUMIT BANGET. PUNYA TEMEN DI FB KATANYA KETERIMA DI SMAN 1 JAKARTA, WIH KEDENGARANNYA HEBAT BANGET. SEKOLAH FAVORIT KATANYA.

MINAT KE SMK JUGA ADA, TAPI DUKUNGANNYA AGAK KURANG.  GA ADA YANG BERBIAYA MURAH BUAT MASUK SMK.

APAKAH HARUS PASRAH BERSEKOLAH DI SMA NEGERI SATU SATUNYA DI PULAU?

Thursday, June 2, 2011

Ayam Bakar Taliwang : Taliwang Sebuah Kecamatan di Pulau Sumbawa


Taliwang adalah sebuah kecamatan yang juga merupakan pusat pemerintahan (ibu kotakabupaten Sumbawa BaratNusa Tenggara Barat,Indonesia.

Kalau orang berbicara tentang kuliner khususnya ayam bakar, kadang terlintas nama masakan ayam bakar yang sangat terkenal. Ayam Bakar Taliwang. Tapi simak info berikut.

Ayam Bakar Taliwang Rinjani menyajikan makanan khas Taliwang Lombok, Nusa Tengara Barat. Semua makanan dibuat sesuai rasa asli Taliwang, Untuk menjaga kualitas rasa kami mendatangkan beberapa rempah asli dari Lombok, Nusa Tengara Barat sehingga keasliannya tidak diragukan lagi.
Selain menu andalan ayam bakar, juga tersedia Gurami dan bawal bakar / goreng yang dimasak dengan rempah-rempah Asli Lombok, Terong Belo Bakar, Beberuk Terong dan Pelecing Kangkung.

Satu yang membedakan kami dari Ayam Bakar Taliwang lain adalah semua masakan di tempat kami dimasak oleh orang Asli Taliwang sehingga rasa dan mutu makanannya dapat dipertahankan seperti di daerah aslinya.

Thursday, May 26, 2011

Bakso Upil & Bakso Grandong ala kedai bakso ‘TONG SETAN’

Jika anda melintasi jalan Sungai Landak di Cilincing, di antara padatnya lalu lintas bus, kendaraan kecil dan truk, maka anda menemukan sebuah kedai bakso Tong Setan namanya. Pertama kali mampir tentu  kita akan mencari-cari di mana tong setan itu. Apakah ia mirip sirkuit tertutup motor yang dipacu di dalam tong raksasa dan seringkali disebut Tong Setan? Ternyata bakso Tong Setan yang ini juga memiliki gentong besar tempat bakso dan kuah yang digodok dalam air yang terus mendidih.

Hasan, sang pemilik warung bakso sejak beberapa bulan lalu membuka warung bakso ini setelah ia mendapat uang renumerasi dari tempatnya bekerja. Ia sebenarnya masih seorang prajurit TNI aktif di kesatuannya di Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.  Ia berinisiatif dan memberanikan diri untuk mengembangkan jiwa wiraswastanya setelah ia memperoleh uang renumerasi yang belum lama ini dicairkan oleh pemerintah.  Hasan memang sudah lama berencana membuka warung bakso.

Tak tanggung-tangung ia berguru bakso pada seseorang di daerah Sukabumi yang dengan rela mengajarkan membuat menu bakso yang mantap, maknyus dan dengan  penampilan bakso yang sangat menggoda. Maka Hasan pun mulai mencoba membuat bakso dengan ramuannya sendiri.  Ada bakso sebesar bola tenis yang dia namakan bakso grandong. Hiiii, seperti nama setan aja ya. Ibu-ibu dan remaja suka sekali bakso jenis ini karena sekali makan dijamin pasti kenyang.  Sementara anak-anak banyak yang menyukai bakso upil. Itu lho bakso yang ukurannya kecil seperti kelereng. Rasa baksonya sama seperti bakso grandong, hanya saja ukurannya memang jauh lebih mungil.

“Saya mengembangkan bakso tong setan ini selain karena saya hobi memasak juga untuk tambahan pendapatan keluarga,” kata Hasan di sela-sela kesibukannya melayani pembeli setelah ia pulang bertugas.  Setiap hari ia membantu isterinya membuat bakso dan melayani para pembeli. Kini makin banyak orang yang tahu bakso tong setan, sehingga warung bakso ini juga jadi tempat berkumpul ibu-ibu yang arisan. Kalau sudah begini, terpaksa ruang tamu rumahnya pun dikorbankan untuk kenyamanan pembeli.

Dan dalam pekan ini bakso Tong Setan juga hadir di arena bazaar mobil bekas yang diselenggarakan oleh Pos Kota di Lapangan Parkir Timur Senayan. Bakso Tong Setan ditambah minuman dingin atau es campur.. hmm.. maknyuss. 

Bila Makhluk Aneh di Sana?

Syahdan sebuah hikayat di negeri yang hijau makmur, kaya raya, gemah ripah loh jinawi dijumpailah adanya seekor biawak yang memiliki empat kaki menyerupai kaki manusia, yang mana pada ihwal yang demikian itu jadilah ia menghebohkan warga seantero Desa Sitimulyo, Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah.



"Saya biasa berburu biawak untuk saya kuliti dan saya jual dagingnya dan baru pertama kali ini saya menemukan ada biawak berkaki manusia ini," jelas Sudarno. Biawak yang memiliki kaki menyerupai kaki manusia tersebut, memiliki panjang tubuh sekitar 120 centimeter dan berat mencapai sekitar 25 kilogram. Keanehan pada kaki biawak sangat terlihat jelas secara kasat mata. 

Jika kaki biawak pada umumnya terdapat kuku runcing, lain halnya dengan kaki biawak aneh yang di temukan Sudarno. Dua pasang kaki biawak aneh itu tidak memiliki kuku lancip tapi menyerupai kuku kaki manusia, begitu juga dengan ruas jari kaki yang sangat mirip dengan kaki manusia kecil atau kaki bayi.

Sudarno mengakui, sebelumnya tidak pernah ada firasat atau mimpi dan sejenisnya yang dialami Sudarno sebagai pertanda. "Meski nggak ada wangsit atau apalah, saya nggak berani menyembelihnya, kebetulan ada kandang di belakang rumah jadi saya pilih memelihara biawak ini sampai kapanpun," papar.

Monday, May 23, 2011

Chunky Monkey FOREVER FORESTER Milkshake dan Ayam Goreng Penyet

Bagi anda penikmat kuliner Depok, Jakarta dan sekitarnya yg keroncongan perutnya kalau dah tengah malam, kini telah hadir tempat nongkrong yang asik di bilangan Depok, tepatnya di Mega Food Planet Depok Town Square DETOZ Lt 2, berlokasi di Jl Margonda Raya, Depok.

Menu yang disajikan beragam mulai dari makanan serba penyet, seperti Ayam Goreng Penyet, Telor, Tahu/Tempe Penyet sampai Puluhan varian Milkshake segar dengan harga yang sangat terjangkau.

Nama Pemilik tempat ini biasa dipanggil Pak Haryo yang selain di Depok, buka juga counter lainnya di Chunky Monkey FF Milkshake Counter di Belakang Apartemen Sudirman Park, Bilangan Karet, Jakarta.

Saya sih belum nyobain tapi kalo dari nama dan baunya kayaknya sih enak, begitu kata Chef Alee.  Penasaran. Don't try this at home.