Monday, August 18, 2014

PRABOWO HEBAT INDONESIA HEBAT KABINET BEJAD

Setuju atau tidak, mau atau tidak kita harus mengakui kehebatan Prabowo Subianto, capres yang didukung koalisi merah putih yang berisi Gerindra, PPP, PAN, Golkar, PKS dan PBB.  Kehebatan yang sulit dilampaui oleh siapapun dalam hal kemampuan membuat beberapa petinggi parpol yang cukup besar bertekuk lutut dengan loyalitas tinggi terhadapnya, bahkan Ketua Umum Golkar yang merupakan partai pemenang kedua dalam pemilihan legislatif kemaren tidak sanggup menegakkan kepala dan menyerahkan loyalitas dia kepada parpol yang hanya menduduki peringkat ketiga.

Dari cerita pertama pilpres, Prabowo sudah mampu menjadikan Suryadharma Ali sebagai pendukung pertamannya dari partai lain yang meskipun pada awalnya ditentang oleh pengurus PPP yang lain namun pada akhirnya entah dengan cara bagaimana akhirnya PPP kompak mendukung juga.  Kemudian PAN dengan Hatta Rajasa dan Amien Rais juga menjadi loyalis berikutnya.  Sang mantan menko dan sekaligus besan Presiden SBY yang cerdas dan jika berbicara sangat santun dengan kalimat yang sempurna itu juga menjadi pendukung setia Prabowo yang sebenarnya bukan siapa-siapa karena kariernya hanya sebatas dalam bidang militer yang berhenti ditengah jalan.  Bahkan Amien Rais, yang dulu, beberapa tahun yang lalu menjadi “musuh” Prabowo akhirnya menjadi orang yang selalu mengamininya.  Dan terakhir PKS, dengan platform partai yang SANGAT berbeda menjadi kekuatan yang luar biasa Prabowo di dunia nyata maupun dunia maya dengan kampanye khasnya yang menggunakan halal-haram dan agama untuk mencari dukungan meski pada akhir masa kampanye salah salah satu kadernya membuat tendangan bunuh diri yang menyebabkan Prabowo ditinggalkan para santri, padahal kampanye hitam yang beberapa bulan menyerang Jokowi nyaris membuat capres No. 2 itu kalah.
Kita harus akui kehebatan Prabowo Subianto, yang dengan modal latar belakang keluarga bermacam agama namun mampu mengalihkan tuduhan keislaman yang meragukan ke capres yang satunya yang menurut Kyai lokal meski bukan Ustadz namun keislaman Jokowi tak pernah meragukan.  Kita harus akui kehebatan Prabowo, tanpa pernah dan perlu menjadi pejabat tinggi mampu membuat banyak menteri, anggota DPR, mantan hakim mahkamah kontitusi menyerahkan loyalitas kepadanya.  Kehebatan seorang Prabowo harus diakui juga karena mampu membuat Anis Matta dan simpatisannya menjadikan dia orang yang sangat layak didukung menjadi presiden sehingga beberapa blog berita abal-abal menyanjungnya bagaikan orang suci bahkan ada yang meyebut titisan tuhan….demikian tinggi…
Kita harus akui kehebatan Prabowo, yang bahkan sampai detik ini mampu membuat jutaan rakyat Indonesia masih meyakini kemenangannya meski dari berbagai teknik penghitungan sudah nyata kalah suara.  Kita harus akui kehebatan Prabowo yang demikian cepat menyebarkan virus kebencian dan ketidakpercayaan kepada orang yang berbeda pilihan dan juga symbol-simbol negara.  Kita harus akui kehebatan Prabowo yang sampai titik ini tak juga menyerah dan mengaku kalah….

Kita harus akui kehebatan itu, siapa tahu bisa menginspirasi….
.
.