Tuesday, August 5, 2014

7 LANGKAH MUDAH MENCONGKEL DATA FOTO DAN VIDEO PORNO DI PONSEL ANDROID YANG SUDAH DIHAPUS TOTAL

Jakarta Saya membaca salah satu artikel detikinet Data di Smartphone Android Ternyata Sulit Dihapus dimana artikel tersebut mengatakan pada ponsel Android menghapus semua data2 dengan opsi factory data reset saja ternyata tidak mengahapus semua data-data pribadi. Lalu bagaimana caranya agar data tersebut benar-benar hilang sehingga saat ponsel tersebut sudah berada di tangan orang lain tidak ada lagi data-data tersebut. 

Jawaban:

Memang cukup heboh berita ini, dimulai dari laporan Avast, yang kita kenal sebagai pembuat aplikasi anti virus, mereka mencoba membeli 20 handphone second hand dari ebay, dan kemudian mencoba me-retrieve atau mengambil kembali data yang sudah dihapus dengan bantuan aplikasi khusus.

Dari 20 ponsel tersebut (android) didapati 40.000 foto bisa ditampilkan kembali (dan maaf, 250 diantaranya foto selfie tanpa busana) , kemudian 750 email dan 250 kontak. Kalau kita bagi rata dari ke 20 ponsel tersebut, terlihat paling banyak “mudah” di tarik kembali adalah foto, sekitar 2000 foto dari sebuah ponsel, tetapi hanya 37 buah email dan 12 kontak saja. Kalau data yang dianggap krusial adalah email dan kontak, ini berarti data tersebut sebenarnya cenderung lebih sulit ditembus.

Secara mendasar, memory penyimpanan ketika diformat sebenarnya bukan seperti tulisan pada papan tulis yang kita hapus dengan penghapus sehingga tidak terbaca lagi, tetapi lebih disiapkan untuk isinya digantikan data yang baru. Jadi sebenarnya bukan hal yang aneh kalau data, terutama foto bisa ditarik ulang. Ini terjadi pada memory card handphone, kamera, bahkan hardisk yang rusak atau terformat, masih mungkin diambil ulang datanya dengan banyak aplikasi seperti rescue data disk dll.

Jika dirasa data anda sangat penting, yang bisa di lakukan di Android sebelum mem-factory reset atau mengosongkan ponsel adalah dengan meng-encrypt storage memory-nya terlebih dahulu. Pilihan untuk meng-encrypt storage sudah ada di setiap bawaan Android. Beberapa smartphone Android ada di menu setting, security, dan beberapa ada di setting, storage (penyimpanan). Di sana kita akan menemukan menu Phone storage encryption atau Encrypt SD Card content. Kalau kita aktifkan menu ini maka kita akan diminta membuat pin atau password untuk bisa mengakses data storage kita.

Setelah di encrypt, baru lakukan factory reset. Bekas data di dalamnya akan lebih sulit lagi diakses. Jika anda masih paranoid dan mau lebih aman lagi, setelah melakukan langkah di atas dan melakukan factory reset, isi lagi phone storage-nya sampai penuh dengan data lain yang tidak penting. Misalkan lagu atau film. Kemudian ecrypt lagi dan factory reset lagi. Data yang baru akan mengubur data lama anda lebih tanpa jejak dan sulit dicari ulang.

Oh ya, berita di atas pertama kali dikeluarkan bahkan dengan “iklan” untuk men-download aplikasi Avast yang ditengarai bisa mengatasi ketakutan akan data kita bisa dibaca kembali. Jadi lepas dari kemungkinan tersebut memang ada, bisa jadi juga ini adalah iklan yang memanfaatkan kekhawatiran kita.
.
.