Sunday, June 5, 2011

ALAT ITU BERNAMA KAMERA


ALAT ITU BERNAMA KAMERA

by R Eko Tjahjono on Tuesday, May 12, 2009 at 2:50am



Kamera, apapun mereknya dan apapun modelnya adalah buah dari olah pikir manusia yang bernama teknologi. Bagi sebagian basar awam, memandang kamera tidak lebih dari seonggok barang yang hanya bermanfaat untuk membuat sebuah kenang-kenangan. Bahkan seringkali disalahgunakan untuk mengabadikan momentum yang tidak layak untuk diabadikan.

Simak sedikit beberapa album foto dalam profil komunitas pengguna facebook. Disana mulai terlihat sebuah pergeseran pemaknaan sebuah benda yang bernama kamera. Ia tidak lagi hanya sekedar alat pengabadian personal diri, tapi juga mencoba untuk mampu menguak berbagai keindahaan (minimal versi si pengguna), dengan berbagai motif.

Allah SWT telah menciptakan sepasang mata, yang fungsi dan manfaatnya sangat jauh menandingi sebuah alat yang bernama kamera dalam menangkap sebuah keindahan obyek. Namun mengapa kita begitu takjub saat sebuah hasil eksekusi kamera ditampilkan, yang seringkali dalam kehidupan sehari-hari pun pemandangan/fenomena itu juga biasa ditangkap oleh kedua mata kita.

Surprise dan acung jempol.
Kata itu yang layak kita berikan kepada siapapun yang mampu memanfaatkan benda ajaib ini untuk mengangkat sebuah keindahan yang sifatnya universal (minimal membuat orang manggut-manggut saat melihat sebuah karya foto). apalagi sampai berucap "Syukur".

Dalam kasus di atas, ternyata kamera sudah mulai bergeser lagi pemaknaannya. ia tidak lagi hanya sekedar penangkap sebuah fenomena indah dan mengabadikan kenang-kenangan saja tetapi juga sebagai alat/tools atau media untuk mengucap rasa syukur atas keindahan ciptaaan Allah. Pernyataan ini adalah sebuah pemahaman spiritual yang perlu proses, yang tanpa kita sadari bermula dari sebuah kekaguman akan ciptaan Nya melalui karya fotografi.

Bila memang proses bersyukur akan ciptaan Allah dapat ditempuh lewat media yang bernama Kamera. Mengapa kita tidak terus menerus mengunakannya untuk mencari sudut-sudut kecil nan indah dari ciptaan Nya, sebelum kita terbiasa mengucap syukur.

Sekali lagi Kamera adalah produk dari perkembangan sebuah ilmu dan teknologi. Kritik, cemooh dan pujian adalah bentuk apresiasi sebuah karya yang akan kita peroleh, manakala kita mulai berani mempublish sebuah karya ke ranah publik. Namun demikian, ada banyak manfaat yang dapat kita peroleh manakala kita terus mencoba untuk mempublish sebuah karya photo (indah) kita terutama di komunitas FB ;

1. Uji Nyali ; apakah kita sudah siap nyali untuk menerima berbagai cemoohan. Parameternya keberhasilannya adalah ; kita tidak kapok-kapok untuk mempublish foto-foto kita walaupun dihujani banyak cemoohan......sabar-sabar, namanya beribadah pasti ada ujiannya.

2. Silaturrahmi ; penikmat photo biasanya mengunjungi foto-foto yang indah, lucu atau bahkan super ngawur....nah, poto-poto kita termasuk kategori yang mana.

3. Terus mendalami pengetahuan potografi ; berhati-hati dengan photo yang bersifat tanggung (semi prof. enggak dan prof. apalagi )...biasanya ini akan menjadi ladang pembantaian, lahan hiburan, dan ladang penindasan......makanya walaupun niatnya beribadah, ilmu-ilmu dasar mah tetep aja harus dikuatin.

Apapun dampak yang akan diperoleh dari sebuah publikasi foto, hendaknya tidak menyurutkan niat kita untuk semakin mengenal lebih dan bersyukur akan kebesaran Ciptaan Allah.
Selamat mencoba, selamat beribadah dan selamat menciptakan wacana hiburan melalui sebuah karya photo. ayo kita aplod terus karya-karya kita...siapa tahu bisa membuahkan manfaat buat orang lain.

Salam persahabatan