Thursday, June 16, 2011

Zawahiri kini menjadi pemimpin Al Qaeda

Patah tumbuh, hilang berganti.
Kaderisasi.
Tongkat estafet.
Regenerasi.

Apapun namanya, apapun istilah, akan ada pengganti, penerus, pewaris, atas apa-apa yang telah dibuat, dilakukan, digunakan, diciptakan, dimunculkan, diabadikan. Konon, bahkan ini suatu kewajiban yang hakiki hingga akhir masa.


Pembantu dekat Osama bin Laden yang sejak dulu berpangkat letnan, Ayman al-Zawahiri, kini menjadi pemimpin Al Qaeda.

Televisi Al Arabiya dalam laporannya, Kamis (16/6) menyebutkan, Zawahiri, pria kelahiran Mesir, bersumpah pada awal bulan ini ke depan akan menekankan kampanye Al Qaeda melawan Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.

Penegasan ini tampaknya menjadi respon publik pertama kelompok itu atas kematian Osama bin Laden oleh serangan komando Amerika Serikat di Pakistan pada Mei lalu.

Saluran berita itu tidak memberikan rincian lebih lanjut dalam laporannya itu.

Zawahiri, yang keberadaannya tidak diketahui, selama ini dipandang sebagai kemungkinan besar pengganti Osama bin Laden.

"Komandan jenderal Al Qaeda mengumumkan, setelah mengadakan konsultasi-konsultasi, untuk memilih Sheikh Ayman Al-Zawahiri sebagai pemimpin kelompok," kata pernyataan yang dikeluarkan atas nama komando umum dan disiarkan di laman Islamist.

Zawahiri sejak lama dipandang sebagai orang nomor dua di jaringan Al Qaeda.
...