Tuesday, June 14, 2011

Target Perhutani Laba 1 Triliun

Layaknya sebuah perusahaan maka pada awal kegiatan adalah melakukan perencanaan (action plan) dan menentukan target-target yang harus tercapai pada akhir tahun nanti. Membuat rencana dan memasang target sesuai dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya dan perkiraan tahun yang akan datang.

Jika target dan sasaran tercapai tentu sudah wajar jika mendapat semacam reward, hadiah, bonus, penghargaan ataupun kenaikan pangkat. Sebaliknya jika target tak tercapai maka sudah selayaknya akan dijatuhkan hukuman, skor, mutasi, penurunan jabatan hingga pemecatan.

Perhutani Targetkan Laba Rp 1 Triliun


Perusahaan Umum Perhutani menargetkan akan mencetak laba hingga 1 triliun rupiah dalam jangka waktu dua hingga tiga tahun ke depan.

"Kami yakin, dengan percepatan pertumbuhan di sektor industri ini, kami dapat mencetak laba hingga 1 triliun rupiah dalam paling tidak 2-3 tahun ke depan," ujar Direktur Keuangan sekaligus Pelaksana Tugas Direktur SDM dan Umum Perum Perhutani, ANS Kosasih, di Jakarta.

Pada tahun lalu, Perhutani menghasilkan pendapatan sebesar 3 triliun rupiah. Sedangkan, laba sebelum pajak mencapai 325,45 miliar rupiah.

Mengenai investasi bisnis sumberdaya hutan, Perhutani pun menggandeng empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kerjasama ini termasuk untuk membiayai Hutan Tanaman Industri Karet di Kalimantan dan Sumatera.

Selain sinergi tersebut, Perhutani juga telah mendapatkan dukungan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam hal pembiayaan belanja modal (capex), juga biaya operasional (opex), khususnya untuk tahun 2011.

Dukungan ini telah disahkan melalui penandatangan nota kesepahaman yang dilakukan antara Perhutani dan BRI. Pembiayaan BRI untuk capex ini termasuk untuk pembangunan HTI karet, yang digarap oleh Perhutani dengan PT Inhutani I,II,III, dan V, sebagian BUMN Kehutanan.
...