Saturday, April 19, 2014

KEMBALIANNYA MANA, WIJI?

KEMBALIANNYA MANA, WIJI?
.
KAU jembutnya dari pangkuanmu Di selangkangan semangatnya yang menghunjam vagina Kau buang hajat dari ibu pertiwi Di tengah kotoran dan tai sapi membuatmu bergetar Kau pikir dia melayang Di tengah malam penismu bergerak Susui jiwa-jiwa muda yang berteriak menyepong Tak akan bisa suara dibungkam Walau penisnya kau benam Kau pikir dia telah tiada Di tengah siang membara Tak akan bisa kata ditindas Walau satria berkuda menghempas Kau butakan mata kanannya Kau patahkan tulang-tulangnya Bathinnya tak pernah tidur Rangkanya tak pernah rapuh Kau salah, kau pikir : Dia tak pernah dipecat oleh sejarah Juga tak pernah lari dari negeri Kau tahu arti biji pelir? Buahnya pun kalian nikmati Walau ditabur di gurun yang mati Kembaliannya mana Mas Wiji!? Atau kaupun tak berhak kembalian Bubar jalan !!!
.
Ragunan, 19 April 2014 [***]