Showing posts with label MIMPI. Show all posts
Showing posts with label MIMPI. Show all posts

Wednesday, October 31, 2012

Serial Kisah TKW: Cantik Malah Repot



Memiliki paras cantik seringkali jadi bumerang ketika seorang wanita menjadi tenaga kerja ke Arab Saudi.  Berbagai masalah seringkali menimpa para wanita cantik ini.
Kisah Mbak Fais, Janda cantik, ibu dari 3 anak, kelahiran 1982 ini untuk kedua kalinya bekerja di Arab Saudi.  Pertama kali bekerja awal tahun 2009 - Januari 2011 di Kota Hail, Arab Saudi.  Pengalaman ini telah membuat Fais cukup cakap berbahasa Arab dan pandai memasak.  Hanya sebulan saja istirahat di kampungnya, Fais yang ibu kandungnya juga mantan tkw Saudi berangkat lagi melamar kerja ke Saudi.
Setelah memenuhi prosedur legal resmi, maka diberangkatkanlah Fais ke Madinah pada bulan Maret 2011.  Kali ini sejak pertama kali masuk ke rumah majikannya, Fais sudah dilanda masalah.  Begitu melihat Fais yang bahenol dan ayu, majikan perempuannya langsung menolaknya.
Hanya dalam waktu 3 hari,  Fais sudah dikembalikan ke kantor agency.  Kecantikan Fais telah menjadi bibit kecemburuan sang majikan perempuan.  Dalam hal ini memang sangat bijak mengembalikan Fais ke kantor agency untuk mendapatkan majikan baru yang cocok,  yang mampu menghargainya secara bermartabat,  dan tidak menaruh curiga prasangka serta ketakutan yang merepotkan semua pihak.
Perempuan cantik jadi tkw,  seringkali yaaa  malah  repot !

Suatu Senja Di Jl. Pejanggik




Bapak setengah baya ini begitu puas dengan pelayanan yang aku berikan, terlebih dengan bonus pijatan lima menit andalanku. Matanya terkatup saat telapak dan jari-jari tanganku mulai merayap di sekitar lehernya.
“Beberapa kali aku ke sini atas rekomendasi mami Clara, sepertinya saya belum tahu nama kamu ya?”
“Lee”
Aku menjawab singkat saja dan kuraih beberapa lembar uang dari bapak yang rambutnya mulai diselengi warna putih di sana-sini. Selembar bonus diselipkan ke saku sambil senyum penuh arti.
“Saya akan kembali ke Jakarta. Mungkin dua tiga bulan lagi akan datang ke pulau eksotik ini lagi, dan tempat ini yang akan saya tuju saat pertama kali mendarat di bandara”
Aku hanya tersenyum kecil saja.
Setelah bapak itu pergi, tiba-tiba mami Clara muncul sambil senyum-senyum menghampiriku. Kok aku ngga tahu kalau mami Clara datang ke sini ya?
“Satu klien lagi ya, Lee. Kamu tak akan bisa menolak yang satu ini. Buruan kamu bersih-bersih, 10 menit harus sudah siap”
Aku hanya tersenyum kecil. Kemana mbak Memey yang jaga di depan sih, aku capek banget nih, belum istirahat.
Tak lama masuk seorang lelaki tinggi besar, kulitnya kecoklatan, wajahnya persegi, rambutnya hitam tebal, dan melihat raut mukanya, mungkin seumuran denganku.
“Kamu Lee ya? Hmmm, boleh juga”
Aku hanya tersenyum kecil saja.
Dari logat bicaranya, mungkin lelaki ini dari Sumatra, sedang liburan barangkali, atau sedang ada tugas lapangan dari kantornya.
“Jaketnya dibuka, bang”
“Oh, ya”
“Biar saya yang menaruh di gantungan”
“Terima kasih, Lee”
“Apa yang harus saya lakukan, bang?”
“2 cm rata ya, kayak pemeran utama di Prison Break itu loh”
Aku hanya tersenyum kecil saja.

Thursday, April 26, 2012

Membuat Huruf “C” Pada Kata “Cuma” Tak Lagi Kapital


Saat membaca beberapa artikel di Blogger, kadang saya temui beberapa salah ketik, kata yang kurang sempurna atau terperangkap Autocorrect.
Autocorrect yang sering muncul adalah saat menulis kata “cuma”. Bila kata “cuma” terletak di tengah kalimat, sering saya jumpai memakai huruf kapital. Sebagian besar pasti karena Autocorrect. Ini mungkin berlaku jika kita memakai program MS Word, untuk program lain sepertinya tak jauh beda caranya.
Contoh kalimat yang terperangkap Autocorrect :
“Saya Cuma melihat-lihat saja di sini”
Bagaimana cara mengatasinya?
Mungkin sebagian besar sudah tahu caranya. Saya hendak menyampaikan sedikit yang saya tahu.
Ketika membuka satu dokumen di MS Word maka akan muncul jendela default Home. Kadang ada Ribbons di posisi atas atau bawahnya.

Salah satu icon dalam Ribbons adalah Auto Correct Options. Jika diklik maka akan muncul jendela tampilan berikut :

Silahkan contreng semua, kecuali Capitalize names of days. Lalu klik oke.
Ketik contoh kalimat di atas. Jika seperti ini hasilnya :
“Saya cuma melihat-lihat saja di sini”
Maka satu masalah kecil selesai sudah.

Wednesday, April 18, 2012

Dan Perang Kloningan Pun Mulai Ramai Lagi Digelar Mulai Pagi-Pagi Buta Hingga Malam Gelap Gulita dengan Tema Cerita Seputar Antara Pusat dan Lutut Semata..... Masalah, Berooo???

.
.
.
.
.
.
.

.
.
.
.
.
.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Akun yang ada di blog milik umum itu mempunyai beberapa ciri, antara lain :
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Satu akun dengan nama asli, profil asli, foto diri sendiri, karya asli.
Satu akun dengan nama asli, profil asli, foto selain diri sendiri (apa saja), karya asli.
Satu akun dengan nama asli, profil tersamar/tak lengkap, foto apa saja, karya asli.
Satu akun dengan nama samaran, profil bebas, foto apa saja, karya asli.
Lebih dari satu akun. Nah inilah yang akan dibahas, lebih dari satu akun bisa dibilang punya akun kloningan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Mengapa membuat akun kloningan?
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Menurut aku ada tujuh alasan mengapa membuat akun kloningan, yaitu :
.
.
.
.
.
.
.
.
.

1. Promosi. Kloningan di blog biasanya banyak dijumpai pada user yang 'jualan'. Selain membuat blog untuk ‘barang dagangan’nya, dia juga punya blog pribadi yang saling mendukung.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

2. Meramaikan. Ada juga yang memang tujuannya untuk 'memanaskan' suasana. Dia bikin blog baru untuk menyerang blog lain yang beda paham dengan dirinya, atau untuk memasyarakatkan paham yang dianutnya. Andaikata user yang diserangnya tidak senang dan melaporkan kepada pengelola blog, lantas blog itu 'dianulirkan', pembuatnya tidak rugi, dan dia masih bisa bikin blog dengan ID yang baru lagi.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

3. Iseng. Namun ada pula kloningan yang hanya untuk iseng. Merasa tulisannya jarang mendapat komentar, lalu dia bikin blog baru dan dipakai untuk mengisi komentar pada blognya sendiri.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

4. Bosan. Juga ada yang kadang bingung apa yang diisi pada blog semata wayangnya atau merasa blognya kurang bagus, kurang ngejreng, lalu dia bikin lagi alamat lainnya. Bosan, dan bikin lagi yang baru. Begitu seterusnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

5. Sembunyi. Jarang aku jumpai kloningan yang 'mengaku'. Tapi salah satu kontakku dengan terang-terangan mengakui kalau dia bikin blog lain juga dengan nama yang berbeda. Namun berhubung dia sudah 'ngaku' pada awal terbit kloningannya, maka itu menjadi hiburan sendiri.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

6. Komentar. Itu hanya sedikit yang aku jumpai di sini. Yang aku tak tahu mungkin lebih banyak. Bisa saja ada suatu tulisan di blog mendapatkan banyak komentar dari user yang itu-itu saja. Sepertinya user itu rajin sekali mengisi komentar. Namun bisa jadi penulis komentar itu adalah kloningan blog itu sendiri. Siapa tahu?
.
.
.
.
.
.
.
.
.

7. Balas Dendam. Dan bisa saja satu user di-invite user lain, lantas dia mengacaukan tempatnya. Bisa jadi dia adalah kloningan salah satu kontaknya yang tidak suka dengan suatu tulisan atau komentar. Berhubung dia menjaga nama baiknya, maka dia bikin blog lain dengan nama samaran untuk balas dendam.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Menyamar. Lalu aku bikin ID baru dengan isi blog yang wajar wajar saja dan berhasil menyusup menjadi kontak mereka dan membaca isinya. Memang isinya berlawanan dengan pribadinya. User menyamar di situ dan ikut nimbrung dalam komentar-komentar yang ada.
Capek. Lambat laun capek juga ya bermuka dua hingga limapuluh, dan user tak banyak dapat manfaat di situ selain membuang waktu saja.
Banyak Blog. Selain di blog ini, aku juga bikin beberapa blog di tempat lain. Mungkin ada yang sudah tahu salah satu blog yang aku bikin di luar.
Semua Mungkin. Namun lepas dari semua itu, kita harus tetap sadar. Ini internet. Apa yang tidak mungkin di dunia nyata, di sini bisa menjadi mungkin. Bahkan sangat mungkin. Aktualisasi diri yang tersembunyi, bisa muncul menjadi nyata, di dumay (dunia maya).
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Selamat membuat kloningan sambil kelonan diiringi bunyi-bunyi klenengan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Akhirnya Premium Jadi 3000 Perak, Broooh


Terjawab sudah teka-teki yang terus membayangi sepanjang bulan kemarin dan bulan ini. Di ujung-ujung keadaan yang makin kritis dan menggila di jalan-jalan, keadaan yang penuh gempita dan sorak sorai di gedung wakil rakyat (atau wakil setan), Pak Presiden pun mengumumkan perihal harga BBM yang ternyata untuk premium kini hanya 3000 perak saja.
Kok bisa?
Ya bisalah. Namanya juga pemerintah, mau ngapain juga bisa kan? Apalagi setelah adanya lobi yang alot sama anggota parlemen dan goyang sana goyang sini, lalu disruduk ama banteng mabok.
Kalo hanya bikin harga premium 3000 perak doang mah, enceeeeer.........
Okey simak aja laporannya yang dikutip dari MatreTV, TVOon, dll dll..............
Pidato SBY :
Melihat perkembangan yang ada.........
Melihat perkembangan yang ada.........

Menimbang............

Memutuskan...........

Bentar liat teks dulu.............

Karena mahasiswa sangat suka bigmac..........

Pemerintah menetapkan...........

Kenaikan BBM.......... DI.BA.TAL.KAN !!...........

Harga premium ditetapkan Rp. 3000...............

Oh Em Ji....... Ngga Sia-sia Demo di Mc’D.......... (Mahasiswa & Rakyat)

Per ½ Liter Broooooooooh..............

Fffffuuuuu....... ffffuuuuu............. (Mahasiswa & Rakyat)

Haghaghaghag...............
Haghaghaghag...............
Haghaghaghag...............
Haghaghaghag...............
Haghaghaghag...............
Haghaghaghag...............
Gubraaak.................
datang superhero.......................
mendaratnya terlalu tajam dan kencang, jadi nabrak jendela....................

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Yahoo Terancam Bangkrut, Google Siapkan Domain Anyar Saingi .Com


.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
iyakah?
.
.
.
.
.
ngga tau tuh.......
.
.
.
.
tanya aja blog tetangga........
.
.
.
.
.

Tuesday, April 17, 2012

Mulai Pagi Ini Tak Boleh Lagi Minum Kopi dan Mie Rebus

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.


.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
kenapa?
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
boke'........ beroooooo.......
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.